Kekayaan, Kesuksesan, dan KasihSayang

Senin, 07 Mei 2012

Suatu ketika, ada seorang wanita yang
kembali pulang ke rumah, dan ia
melihat ada 3 orang pria berjanggut
yang duduk di halaman depan.
Wanita itu tidak mengenal mereka
semua.
Wanita itu berkata: "Aku tidak
mengenal Anda, tapi aku yakin Anda
semua pasti sedang lapar. Mari
masuk ke dalam, aku pasti punya
sesuatu untuk mengganjal perut". Pria
berjanggut itu lalu balik bertanya,
"Apakah suamimu sudah pulang?"
Wanita itu menjawab, "Belum, dia
sedang keluar". "Oh kalau begitu,
kami tak ingin masuk. Kami akan
menunggu sampai suami mu
kembali", kata pria itu.
Di waktu senja, saat keluarga itu
berkumpul, sang isteri menceritakan
semua kejadian tadi. Sang suami,
awalnya bingung dengan kejadian ini,
lalu ia berkata pada istrinya,
"Sampaikan pada mereka, aku telah
kembali, dan mereka semua boleh
masuk untuk menikmati makan
malam ini". Wanita itu kemudian
keluar dan mengundang mereka
untuk masuk ke dalam.
"Maaf, kami semua tak bisa masuk
bersama-sama", kata pria itu hampir
bersamaan. "Lho, kenapa? tanya
wanita itu karena merasa heran. Salah
seseorang pria itu berkata, "Nama dia
Kekayaan," katanya sambil menunjuk
seorang pria berjanggut di
sebelahnya, dan "sedangkan yang ini
bernama Kesuksesan, sambil
memegang bahu pria berjanggut
lainnya. Sedangkan aku sendiri
bernama Kasih-sayang. Sekarang,
coba tanya kepada suamimu, siapa
diantara kami yang boleh masuk ke
rumahmu."
Wanita itu kembali masuk kedalam,
dan memberitahu pesan pria di luar.
Suaminya pun merasa heran.
"Ohho...menyenangkan sekali.
Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak
si Kekayaan masuk ke dalam. Aku
ingin rumah ini penuh dengan
Kekayaan."
Istrinya tak setuju dengan pilihan itu.
Ia bertanya, "Sayangku, kenapa kita
tak mengundang si Kesuksesan saja?
Sebab sepertinya kita perlu dia untuk
membantu keberhasilan panen
ladang pertanian kita."
Ternyata, anak mereka mendengarkan
percakapan itu. Ia pun ikut
mengusulkan siapa yang akan masuk
ke dalam rumah. "Bukankah lebih baik
jika kita mengajak si Kasih-sayang
yang masuk ke dalam? Rumah kita ini
akan nyaman dan penuh dengan
kehangatan Kasih-sayang."
Suami-istri itu setuju dengan pilihan
buah hati mereka. "Baiklah, ajak
masuk si Kasih-sayang ini ke dalam.
Dan malam ini, Si Kasih-sayang
menjadi teman santap malam kita."
Wanita itu kembali ke luar, dan
bertanya kepada 3 pria itu. "Siapa
diantara Anda yang bernama Kasih-
sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda
menjadi tamu kita malam ini."
Si Kasih-sayang bangkit, dan berjalan
menuju beranda rumah.
Ohho..ternyata, kedua pria berjanggut
lainnya pun ikut serta. Karena merasa
ganjil, wanita itu bertanya kepada si
Kekayaan dan si Kesuksesan. "Aku
hanya mengundang si Kasih-sayang
yang masuk ke dalam, tapi kenapa
kamu ikut juga? Kedua pria yang
ditanya itu menjawab bersamaan.
"Kalau Anda mengundang si
Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka
yang lainnya akan tinggal di luar.
Namun, karena Anda mengundang si
Kasih-sayang, maka, kemana pun
Kasih-sayang pergi, kami akan ikut
selalu bersamanya. Dimana ada
Kasih-sayang, maka kekayaan dan
Kesuksesan juga akan ikut serta.
Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami
berdua ini buta. Dan hanya si Kasih-
sayang yang bisa melihat. Hanya dia
yang bisa menunjukkan kita pada
jalan kebaikan, kepada jalan yang
lurus. Maka, kami butuh
bimbingannya saat berjalan. Saat kami
menjalani hidup ini."

0 komentar:

Posting Komentar

 
Afifur Rohman © 2011 | Designed by Afifur