Wajah Lain dari Sopir Bus Sumber Kencono

Minggu, 08 Januari 2012

Hari sabtu kemaren selesai kerja saya langsung kemas-kemas untuk pulang ke nganjuk, saya naik bis kota dulu untuk menuju teminal "Bungurasih", sesampainya di terminal saya langsung mencari bis yang melewati kota nganjuk, yakni Bis Restu yang rute Surabaya-Ponorogo atau Sumber Kencono Rute Surabaya-Jogja, Setelah menunggu beberapa lama, Akhirnya saya memutuskan untuk naik bis Sumber Kencono. Para penumpang saling berebut untuk naik bis tersebut.

Setelah berdesak-desakkan akhirnya saya dapat naik bis tersebut, karena penumpang penuh saya hanya dapat tempat duduk di sebelah sopir, yang semestinya tidak digukan untuk duduk. tapi karena tidak ingin berdiri saya pun duduk disana. maklum saja hari itu hari sabtu jadi sebagian besar orang yang kerja disurabaya memanfaatkan liburnya untuk pulang ke rumah sejenak.

Perjalanan Surabaya - Mojokerto sangat macet, biasanya hanya sekitar satu setangah jam hari itu hampir 3 jam, namun diperjalanan saya kali ini ada yang berbeda tak seperti biasanya. Sopir bus Sumber Kencono yang biasanya cenderung emosi saat jalan macet kali ini tidak demikian, beliau malah bisa ngobrol dengan penumpang disebelahnya termasuk saya. Bahkan sering sopir bis tersebut bergurau dengan keneknya.

Hal yang tak biasa saya temui selama saya naik bis sumber kencono. Ada kata sopir tersebut yang patut saya catat "bekerja sambil ibadah". Andai saja semua sopir bus sumber seperti ini pasti tidak hanya orang suka dengan bis sumber yg terkenal cepat namun, juga pasti hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan dll dapat berkurang karena sopirnya bekerja secara iklas tidak hanya kejar setoran atau ngebut di jalan saja.

Semoga bermanfaat untuk anda semua.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Afifur Rohman © 2011 | Designed by Afifur